Fenomena Alam di Luar Atmosfer Bumi
Ilmu ini secara pokok mempelajari berbagai sisi dari benda-benda langit seperti asal usul, sifat fisika/kimia, meteorologi, dan gerak dan bagaimana pengetahuan akan benda-benda tersebut menjelaskan pembentukan dan perkembangan alam semesta.
Pembentukan dan Perkembangan Alam Semesta
Astronomi sebagai ilmu adalah salah satu yang tertua, sebagaimana diketahui dari artifak-artifak astronomis yang berasal dari era prasejarah; misalnya monumen-monumen dari Mesir dan Nubia, atau Stonehenge yang berasal dari Britania. Orang-orang dari peradaban-peradaban awal semacam Babilonia, Yunani, Tiongkok, India, dan Maya juga didapati telah melakukan pengamatan yang metodologis atas langit malam. Akan tetapi meskipun memiliki sejarah yang panjang, astronomi baru dapat berkembang menjadi cabang ilmu pengetahuan modern melalui penemuan teleskop.
Astronomi Observasional
Astronom-astronom amatir telah dan terus berperan penting dalam banyak penemuan-penemuan astronomis, menjadikan astronomi salah satu dari hanya sedikit ilmu pengetahuan di mana tenaga amatir masih memegang peran aktif, terutama pada penemuan dan pengamatan fenomena-fenomena sementara.
Selasa, 24 Oktober 2023
Rabu, 09 Agustus 2023
Rabu, 29 April 2020
Jumat, 24 April 2020
Kamis, 23 Mei 2019
Kenaikan Kelas SMA
Sabtu, 18 Mei 2019
Spesifikasi CATUNBK
-
Server lokal
Spesifikasi minimal hardware server lokal yang harus
disediakan pelaksanaan dengan menggunakan sampai dengani 50 klien dalam
satu jaringan, sebagai berikut:
- PC/Tower/Desktop (bukan laptop).
- Processor dengan 4 core dan frekuensi clock 1.6 GHz 64 Bit.
- RAM 8 GB (Dengan VM RAM 4 GB).
- Harddisk 250 GB.
- Browser Google Chrome maksimal versi 64.0
- Exam Browser Admin (ExambroCBTSync)
- Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7.
- LAN CARD 10/100/1000 Mbps dua unit (satu ke jaringan internet dan satu ke Jaringan lokal).
- Cadangan server minimal 1 (satu) di setiap lokasi ujian.
Apabila jumlah klien lebih dari 50 sampai dengan 100, server lokal harus menambah kapasitas Over Clock pada Processor menjadi 3.2 GHz dan kapasitas RAM menjadi 16 Gb (dengan VM RAM 8 Gb).
-
Komputer klien
Spesifikasi minimal hardware komputer peserta yang harus disediakan, sebagai berikut:
- PC, Laptop, Chrome book
- Monitor minimal 11.6 inch
- Processor Single core dengan frekuensi clock 400 MHz
- RAM minimal 512 MB
- Operating System: Windows minimal XP/LINUX Ubuntu 14.04/MAC OS /Chrome OS
- Browser Google Chrome maksimal versi 64.0
- Exam Browser Klien (Exambro)
- Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
- LAN Card 10/100 Mbps
- cadangan untuk komputer klien minimal 10%.
-
Infrastruktur Pendukung
- Spesifikasi hardware Jaringan yang harus disediakan, sebagai berikut:
Kabel : minimal CAT5E 10/100/1000 Switch : jumlah minimal 24 port dengan transer rate 10/100/1000. Bandwith : minimal 1 Mbps dan stabil. IP : - jaringan lokal wajib menggunakan segmen 192.168.0.xxx dan diatur static.
- jaringan internet tidak boleh menggunakan segmen yang sama dengan jaringan lokal.
- Perangkat pendukung yang harus disediakan, sebagai berikut:
UPS : untuk server (tahan 15 menit) Genset : Untuk seluruh perangkat yang dipakai untuk pelaksanaan. Monitor/layar besar : untuk menampilkan hasil tes di luar ruangan tes. Monitor/layar/papan tulis : untuk menampilkan token bagi peserta tes di dalam ruang ujian Printer : untuk mencetak dokumen. Scanner : untuk memindai dokumen.
- Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia untuk pelaksanaan tes sebagai berikut:
-
Proktor
Mengerti dan menguasai IT dengan jumlah
minimal sebanyak server di tempat pelaksanaan. Proktor memiliki
kewenangan dan tanggung jawab mengoperasikan aplikasi Tes.
-
Teknisi
Mengerti dan menguasai IT dengan jumlah
minimal 1 orang per lokasi tes. Teknisi bertugas dan bertanggungawab
mempersiapkan infrastruktur TIK yang dipersyaratkan aplikasi Tes.
-
Pengawas
Bertugas mengawasi dan mengadministrasikan tes agar berjalan tertib.
-
Proktor
Mengerti dan menguasai IT dengan jumlah
minimal sebanyak server di tempat pelaksanaan. Proktor memiliki
kewenangan dan tanggung jawab mengoperasikan aplikasi Tes.
Jumat, 21 Desember 2018
Sekolah Unggulan vs Unggul
- Pertama : Unggul dalam input
( NEM siswa) atau sebut saja the best input.
- Kedua : Unggul dalam
biaya(karena katanya diijinkan oleh pemerintah untuk menarik biaya
lebih)
- Ketiga : Unggul dalam
menerima bantuan pemerintah
- Keempat : Unggul dalam buku
Pelajaran ( bentuknya Bilingual, halaman kiri bahasa Inggris, halaman
kanan bahasa Indonesia, jadi lebih tebal dibanding buku sekolah lain)
- Kelima : Unggul dalam tugas
siswa (tugas-tugas yang harus dikerjakan siswa banyak sekali, beberapa
bahkan harus mencari lewat internet)
- Keenam : Unggul dalam
Pengajaran (Beberapa guru menggunakan Bahasa inggris)
- Sekolah tidak menerapkan tes
masuk pada siswa barunya
- Kemampuan akademik dan moral
siswa barunya sangat beragam
- Guru lebih banyak dituntut
menjadi “agen perubah”, yaitu mengubah kondisi akademik dan moral siswa
yang negatif menjadi positif.
- Guru mengembangkan kemampuan
para siswanya dengan cara yang berbeda-beda.
- Gaya mengajar guru harus
menyesuaikan dengan gaya belajar siswanya
- Mengutamakan Proses
Pembelajaran dibandingkan input siswa.
Minggu, 21 Oktober 2018
Energi Altenatif Masa Depan
Walaupun meroketnya harga bahan bakar minyak beberapa saat yang lalu tidak separah yang pernah dialami dunia pada krisis minyak pertama dan kedua tahun 70-an, tetapi secara teoritis dalam jangka panjang harga bahan bakar tidak akan menurun. Mau tahu tidak mau suatu ketika kita harus menggantinya dengan sumber energi lain yang bisa diperbaharui.
Akan tetapi sumber energi baru sebagai substitusi minyak bumi sebenarnya telah banyak dijumpai di sekeliling kita. Biji-bijian seperti jagung dan kedelai mempunyai potensi besar untuk menggantikan minyak tanah sebagai motor penggerak ekonomi baru. Dan itu kemungkinan tidak lama lagi akan terjadi dalam beberapa dekade mendatang, menurut Tao. Dengan bahan bakar berbasis bio, kita bisa memproduksinya tiap tahun tanpa harus khawatir suatu ketika akan kehabisan.
Etanol adalah merupakan salah satu jenis alkohol yang dibuat melalui fermentasi bahan tumbuhan yang mengandung zat tepung. BPP Teknologi mengembangkan bahan bakar jenis ini dengan mencampurkannya pada bensin untuk membuat bahan bakar baru yang disebut gasohol (gasoline dan alkohol). Akan tetapi meskipun mampu bekerja sebagai bahan bakar secara baik, etanol mempunyai kelemahan karena tidak mempunyai ledakan sekuat bensin, dan mempunyai sifat menyerap air yang bisa mengakibatkan korosi (perkaratan pada benda logam).
Minyak tumbuhan melalui manipulasi secara kimiawi bisa berubah menjadi bahan bakar baru yang menggantikan minyak. Bahan bakar fossil sendiri jutaan tahun yang lalu awalnya juga tumbuhan. Sehingga bisa difahami bahwa bahan bakar fossil yang kita pakai sekarang dan minyak yang dibuat dari tumbuhan mempunyai sifat kimiawi yang mirip. Keduanya terbuat dari rantai gugus kimia yang disebut hidrokarbon.
Semakin pendek rantai karbonnya, yang sering disebut secara salah semakin kecil angka oktannya, semakin tinggi tingkat ledakannya dan semakin besar power yang diberikan kepada mesin, juga semakin rendah tingkat polusi yang dihasilkan.
Masalahnya apakah mungkin membuat bahan bakar pengganti bensin dari minyak tumbuhan yang mempunyai rantai atom karbon yang lebih pendek? Kemungkinan itu ada. Minyak kelapa dan minyak-minyak tumbuhan lain yang mirip berpotensi untuk dibuat menjadi bahan bakar mirip bensin, kata Tao. Menurutnya, melalui modifikasi transgenetika biji-bijian yang mengandung minyak tumbuhan dengan panjang rantai atom karbon yang lebih pendek bisa dibuat.
Pada masa mendatang para ilmuwan akan mampu melakukan rekayasa genetika terhadap jagung dan kedelai, dua jenis biji-bijian penghasil minyak terbesar, untuk menghasilkan minyak tumbuhan yang bisa dikonversi menjadi jenis bensin, kata Tao. Kombinasi antara minyak tumbuhan dan etanol kelihatannya akan sangat cocok dengan struktur mesin bermotor yang ada sekarang, karena secara rata-rata rantai karbonnya akan mendekati bensin.
Bahan bakar bukanlah satu-satunya kegunaan minyak bumi. Kegunaan lain yang paling besar adalah untuk tinta, cat dan coating. Para ahli kimia sejak puluhan tahun yang lalu telah mengetahui cara merubah rantai hidrokarbon pada minyak bumi (petroleum) dengan cara yang disebut ‘cracking’ dan ‘reforming’. Industri yang melakukan proses ini dikenal sebagai petrokimia yang merupakan inti utama industri kimia dan merupakan motor utama penggerak ekonomi dunia pertengahan terakhir abad 20.
Senyawa hidrokarbon yang mempunyai rantai hidrokarbon yang lebih pendek banyak dipakai untuk pelarut cat serta berbagai macam bahan-bahan kimia yang kita pakai sehari-hari dari bahan-bahan sintesis sampai obat-obatan. Senyawa yang lebih panjang yang panjang rantai karbonnya mencapai 200-an dijumpai pada berbagai macam jenis plastik yang dipakai untuk berbagai macam keperluan. Bisa dikatakan minyak bumi adalah penopang utama kehidupan sehari-hari kita selama ini.
Hal ini bukanlah ide yang baru. Henry Ford terkenal karena membuat berbagai macam barang dari pakaian sampai bumper mobil dari minyak tumbuhan. Kemudian mulai bulan Januari yang lalu, perusahaan Dow Chemical Co. dan Cargill Inc. telah memulai memproduksi plastik dari jagung.
Akan tetapi untuk itu semua kita memerlukan para engineer yang memahami bagaimana membuat produk-produk itu dari bahan-bahan yang sama dengan yang kita makan sehari-hari.
Sumber: Berita Iptek
Kamis, 28 September 2017
Global Warming
Senin, 31 Juli 2017
Materi Pembelajaran Kimia
Kerja Ilmiah, dan Keselamatan dan Keamanan Kimia
(terintegrasi pada seluruh materi pembelajaran)
|
||
Kelas X
|
Kelas XI
|
Kelas XII
|
· Metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia,
keselamatan dan keamanan kimia di laboratorium, serta peran kimia dalam
kehidupan
· Struktur Atom dan Tabel Periodik
· Ikatan Kimia, Bentuk
Molekul, dan Interaksi Antar Molekul
· Larutan Elektrolit dan Larutan Non
Elektrolit
· Konsep Reaksi Reduksi Oksidasi dan
Tatanama Senyawa
· Hukum-hukum Dasar Kimia
dan Stoikiometri
|
· Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi
· Termokimia
· Laju Reaksi dan Faktor-faktor
yang mempengaruhinya
· Kesetimbangan kimiadan Pergeseran
Kesetimbangan
· Asam dan Basa
· Kesetimbangan Ion danpH
Larutan Garam
· Larutan Penyangga
· Titrasi Asam Basa
· Kesetimbangan Kelarutan
· Sistem Koloid
|
· Sifat Koligatif Larutan
· Reaksi Redoks dan Elektrokimia
· Kimia Unsur (Kelimpahan Unsur di
Alam, Sifat Fisik dan Sifat Kimia Unsur sertaPembuatan unsur dan
senyawa)
· Senyawa Karbon (Struktur, Tata
Nama, Sifat, Identifikasi dan Kegunaan Senyawa)
· Makromolekul (Struktur, Tatanama,
Sifat, Penggunaan dan Penggolongan Polimer, Karbohidrat, Protein,
Lemak)
|
Kelas X
Semester 1
Bab 1: Mengenal Ilmu Kimia
A. Ilmu Kimia dan Peranannya
B. Metode Ilmiah
C. Materi dan Klasifikasinya
D. Bekerja di Laboratorium
Bab 2: Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur
A. Teori tentang Atom
B. Strukur Atom
C. Notasi Atom
D. Model Atom Niels Bohr
E. Konfigurasi Elektron
F. Sistem Periodik Unsur
Bab 3: Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul
A. Kestabilan Atom
B. Ikatan Ion
C. Ikatan Kovalen
D. Ikatan Logam
Semester 2
Bab 4: Larutan Elektrolit, Non-elektrolit; dan Reaksi Redoks
A. Larutan Elektrolit dan Non-elektrolit
B. Reaksi Reduksi Oksidasi (Redoks)
Bab 5: Rumus Kimia, Tata Nama, Persamaan Reaksi, dan Hukum Dasar Kimia
A. Rumus Kimia
B. Tata Nama Senyawa
C. Persamaan Reaksi
D. Hukum Dasar Kimia
Bab 6: Stoikiometri
A. Massa Atom
B. Konsep Mol
C. Hukum-hukum Dasar tentang Gas
D. Perhitungan Kimia
Demikianlah materi pelajaran kimia kelas X sesuai kurikulum 2013.
Kelas XI
Semester 1
Bab 1: Senyawa Hidrokarbon dan Minyak Bumi
A. Senyawa Hidrokarbon
B. Pengelompokan Hidrokarbon
C. Minyak Bumi
D. Senyawa Hidrokarbon dalam Kehidupan dan Dampak Pembakaran Bahan Bakar
Bab 2: Termokimia
A. Reaksi Eksoterm, Reaksi Endoterm, dan Perubahan Entalpi
B. Jenis-jenis Entalpi Reaksi
C. Hukum Hess
D. Energi Ikatan dan Kalor Pembakaran dalam Kehidupan
Bab 3: Laju Reaksi
A. Konsep Laju Reaksi
B. Faktor-faktor Penentu Laju Reaksi
C. Persamaan Laju dan Orde Reaksi
D. Laju Reaksi dalam Kehidupan
Bab 4: Kesetimbangan Kimia
A. Kesetimbangan Kimia
B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesetimbangan
C. Tetapan Kesetimbangan Konsentrasi (Kc)
D. Tetapan Kesetimbangan Tekanan (Kp)
E. Kesetimbangan dalam Industri
Bab 5: Reaksi Asam Basa dan Titrasi
A. Konsep Asam Basa
B. Indikator dan Derajat Keasaman (pH)
C. Titrasi Asam Basa
Bab 6: Hidrolisis Garam
A. Konsep, Sifat, dan Tetapan Hidrolisis
B. Hidrolisis Garam antara Asam Kuat dan Basa Kuat
C. Hidrolisis Garam antara Asam Kuat dan Basa Lemah
D. Hidrolisis Garam antara Asam Lemah dan Basak Kuat
Bab 7: Larutan Penyangga
A. Komponen dan Sifat Larutan Penyangga
B. Harga pH Larutan Penyangga
C. Peranan Larutan Penyangga
Bab 8: Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
A. Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
B. Pengaruh Ion Senama dan pH
C. Peranan Larutan Penyangga
Bab 9: Koloid
A. Sistem Koloid dan Jenis-jenis Koloid
B. Sifat-sifat Koloid
C. Pembuatan Koloid
D. Koloid dalam Kehidupan Sehari-hari










